Rabu, 18 Juli 2012

Yang Terjadi Dlm Hidup, Itu lah Kebutuhan


Tampuk kepengurusan perhimpunan pers mahasisiwa indonesia dewan kota banjarmasin kini mengalami metamoforsis, tapi metamoforsis yang seperti apa yang akan terjadi, semoga saja berubah seperti apa yang diharapkan. Sebenarnya aku sudah merasakan bahwa aku akan mengambil tanggungjawab yang sangat besar ini, melanjutkan dan menjadikan wadah ini sebagai pengrajut kebersamaan pers mahasiswa di kalimantan. Aku bahkan terdiam dan mencoba melihat kembali apa yang aku alami selama ini, ini adalah sebuah peningkatan yang signifikan terhadap diri dan hidupku. Pepatah mengatakan “semakin tinggi pohon maka akan semakin besar terpaan angin yang menerpanya” aku sadar. Tapi itulah hidup, sangat naif sekali kalau aku menghindar atau pun menulak sunnah alam ini. Karena aku mengetahui maka aku tidak akan takut.

Yang aku pentingkan sekarang ini adalah bukan nilai atau hasil akhir, namun aku akan selalu mencoba menghargai setiap proses yang aku jalani, proses itu lebih penting bagiku, proses akan mengajarkan semuannya, proses yang akan menjadikan pengalaman. Aku hanya berbekal keyakinan itu untuk menerima kepemimpinan ini. Aku yakin teman-teman tidak akan meninggalkanku, yang ada hanya menguji aku kalau pun itu teman-teman tidak ada.

Dengan semua kemampuan yang aku punya, kapasitas yang selama ini aku miliki dibantu oleh tuhan, ohh tuhan begitu adil dia mahatau apa yang aku butuhkan dan bukan apa yang aku inginkan, apa yang aku miliki sekarang inilah kebutuhanku, walaupun banyak keinginan. Kemudian loyalitas yang selama ini aku punyai, akan selalu aku pegang dan aku ikat dengan kesadaran diri, jangan tanya loyalitas aku seperti apa, cukup dilihat saja. Aku selalu mencoba apa yang aku ucapkan, aku ingat, aku pegang dan aku laksanakan sebaik mungkin. Semua kelebihan ini akan aku bawa dengan proses-proses yang lakukan, agar aku menjadi apa yang aku butuhkan.

Tim yang solid yang berbalut dalam kesederhaan yang selama ini aku alami, kesederhanaan telah banyak mengajarkanku untuk tidak sungkan, untuk tidak kaku, begitu mencair sekali, dan begitu akrab, sungguh indah sekali kesederhanaan ini. Lahir setiap saat lelucun yang membuat semua orang ketawa setiap waktu, yang pada akhirnya aku terbawa-bawa suasana ini, walaupun tampang ku tak lucu sepertinya. Sadar atau tidak lelucun inilah sebagin yang merekatkan kita semua. Membuat suasana betah.

Dengan candaannya yang khas, dan aku ingin suasana baru bagaimana kalau tanpa kalian. Apakah ada lelucun ini lagi, apakah ada tertawa lagi, apakah ada diskusi kecil-kecilan nanti. Begitu banyak pertanyaan yang bergelut diotak ini. Tapi apakah perkumpulan kita harus bergantung dengan mereka, aku rasa tidak. Kita akan mampu menciptakan suasana yang baru lagi, aku yakin itu. Nanti akan banyak datang suasana baru itu. Orang-orang baru, perkumpulan baru, tentu akan harapan  baru buat perhimpunan ini.

Aku tak terlalu banyak merenungi ini semua, jalani saja dan temukan rumus-rumus disetiap makna kejadian yang aku alami ini. Yakin saja kawan

“hari ini harus menjadi lebih baik dari esok”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar