Senin, 31 Desember 2012

Keceriaan di Malam Tahun Baru 2013


 

Tepat pukul 00.00 Waktu Indonesia Tengah, Selasa (1/1/2013) perempuan yang aku kenal itu bernama Wita keluar menyaksikan pergantian tahun baru di Banjarbaru. Ia keluar dari lantai dua dirumah neneknya, matanya langsung tertuju kepada kilatan dan warna-warni kembang api dilangit. Dengan memakai jaket biru berlambang logo sepak bola chealse. Setelah berdiri lima menit ia duduk dibangku kecil persegi empat. Matanya tetap menengadah keatas, letupan demi letupan kembang api itu menghiasi langit.

Langit menjadi warna-warni, dengan kepulan asap yang terbawa angin. Walaupun agak mendung, kemudian disertai gerimis. Angin menerpa kepulan awan itu, terlihat rambut Wita terurai karena angin yang sepoi-sepoi. Ia melipat kedua tangannya didada.

Ia berdiri sambil memegang pagar yang ada di depannya, pagar itu terbuat dari kayu berwarna coklat agak kusam. Tak berapa lama lima menit kemudian datang anak perempuan kecil yang umurnya sekitar delapan tahun. Memakai baju putih bermotif bunga-bunga, ditangan sebelah kanannya terdapat lima kembang api. Terlihat tangan kiri si anak itu menarik-narik baju Wita, sehingga ia berpaling. Wita membungkukkan badannya, kemudian menatap si anak tersebut dengan memusut kepalanya sambil tersenyum.

Si anak menyerahkan lima kembang api itu kepada Wita, lalu si anak berbalik dan masuk kembali kedalam rumah. Lima menit kemudian si anak keluar dengan membawa korek api ber cap pak haji dan diserahkan kepada Wita. Mereka kembali menatap langit.

Tak lama sekitar empat menit, kelima kembang api yang dipegang Wita tadi di kasihkan satu kepada si anak itu, Wita menyalakan korek api untuk dinyalakan diujung kembang api yang dipegang oleh si anak. Tangan kirinya menutup telinga, terlihat percikan api menandakan kembang api sudah dinyalakan, dan dengan suara “siuuuuut” kembang api itu meluncur ke atas dan meletus,  menciptakan cahaya yang warna-warni. Si anak itu tertawa dengan riang dengan melompat-lompat.

Kemudian Wita mengambil satu kembang api lagi dan menyalakannya sendiri, sambil tangannya diangkat keatas dan kembali “siuuuuut” suara kembang api yang kedua meluncur dan meletus. Si anak semakin kegirangan dan meminta kembali dengan memelas kepada Wita. Si anak itu kembali mengambil kembang api, namun kali ini dua kembang api sekaligus yakni ditangan kanan dan kiri. Wita sepertinya menegur si anak itu, tapi ia tetap memelas dengan menarik lebih kencang baju Wita, dan akhirnya dengan hati-hati Wita membimbingnya kemudian menyalakan korek api di kedua kembang api tersebut. Lagi, kedua kembang api yang dipegang si anak itu meluncur lebih tinggi dari kedua kembang api yang sebelumnya. Sehingga kilatan cahaya menerangi tempat disekitar itu.

Si anak itu berteriak lebih kencang dengan suara “yeeeeeeee warna-warni ka, lagi, lagi, lagi”. Namun Wita memberikan sebuah isyarat lewat tangannya menandakan tidak boleh. Kembang api yang terakhir tak ia serahkan. Kemudian Wita mengangkat anak itu dengan mengendungnya. Kembang api terakhir mereka pegang sama-sama dengan sambil mengucapkan hitungan mundur dari tiga. Tiga, dua, satuuuuu, maka meluncurlah kembang api yang terakhir. Terlihat mereka tertawa bersama. Dan lima menit setelah itu mereka berjalan kembali ke dalam rumah dengan masih mengendung si anak itu. Lampu dikamar yang sedari tadi menyala, mati dan menjadi gelap. Wita muncul di jendela, ia  menatap langit, dan memejamkan mata selama tiga menit, setelah itu ia menutup kembali jendela kamarnya.

Rumah Tua


 

Terletak di pinggir tepi danau biru kabupaten Hulu Sungai Barat, rumah tua yang hampir berumur ratusan tahun itu masih tegap berdiri. Kira-kira luas rumah tersebut separuh luas lapangan basket. Beratapkan daun kelapa, berdindingkan bambu yang sudah terlihat rapuh berwarna agak kekuning-kuningan. Dengan satu pintu di depan, dua jendela di sebelah kanan dan kiri. Di belakang rumah terdapat sumur kecil berdiameter 5.

Disekeliling rumah dipenuhi oleh rumput-tumput setinggi lutut anak-anak, di pekarangan depan ditumbuhi oleh bunga-bunga yang tertata rapi membentuk sebuah jalan setapak sampai kepintu. Didekat pintu dua sandal jepit bermerek nipon berwarna biru tersusun rapi, namun sandal bagian kiri putus.

Diatas pintu papan persegi panjang yang kira-kira berukuruan 2x3 bertuliskan No.15, Rt.05, Desa Sunyi, Kelurahan Terpencil dicetak tebal warna merah. Disebelah kanan pintu tergantung kertas kardus diatas paku payung berukuran 5x7 berwarna coklat. Semua berhuruf kapital tebal bertuliskan “dijual dengan harga suka rela hub : 081990xxxxx”.

Sekitar 3 meter dari kiri rumah tersebut ada pohon cemara setinggi orang dewasa, sebagian sudah mulai kering sehingga ranting-ranting berserakan ditanah. Sepeluh menit kemudian, seekor burung pipit hingga diranting pucuknya, dengan sambil mematuk-matuk daun. Tak lama lima menit setelah itu, burung pipit yang lain berjumlah sembilan ekor datang dari arah selatan, kesembilan burung itu menuju ranting paling bawah.

Setelah setengah jam burung-burung itu hinggap dipohon cemara, angin kencang membubarkan mereka. Terlihat awan putih bergeser ke utara, disusul dengan awan hitam yang datang dari barat. Suasana menjadi dingin dan gerimis pun turun. Matahari memancarkan cahaya merah kekuning-kuningan. Setelah 8 menit gerimis turun, tiga warna, merah, kuning, hijau muncul dilangit membentuk setengah lingkaran.

Tiga burung elang terbang melintasi pelangi dan kemudian hinggap diatap rumah tua itu.


Sabtu, 29 Desember 2012

Perempuan Berkacamata


Duduk paling depan di pojok kanan ruangan sesekali perempuan itu bersandar sambil melihat dosen di depan. Memakai kerudung dengan gaya trend arab, berwarna putih kegelap-gelapan dan rumbainya berjejer disisi kerudung tersebut. Kacamata yang dia gunakan sebagian berwarna kuning melingkari kaca terbal bening. 

Ditangan kirinya terdapat jam tangan plastik berwarna kuning, saat itu jarum di jam tersebut menunjukkan jam 17.20, sedangkan dijari kelingkingnya ada cincin perak. Tangan kanannya memegang pulpen warna hitam bermerak pilot, sambil menuliskan sesuatu di buku yang berwarna putih bergaris-garis. 15 menit setelah itu, dia menutup bukunya dan kemudian tangan kirinya merapikan kancing baju bagian bawah yang terlepas. Kancing itu  berwarna hitam pekat dan berjumlah enam.

Perempuan itu juga memakai baju kotak-kotak berwarna merah mudah, putih, dan kuning muda. Dengan lengan panjang, memiliki satu kantong di bagian dada sebelah kiri. Dan bagian lengan baju itu terlipat sehingga terlihat pagelangan tangannya.

Dia kembali duduk dengan tegap setelah bersandar dengan mengepalkan kedua belah tangannya di atas kursi bermeja warna putih dengan sedikit corat-coret. Sesekali dia memainkan cincin di jari kelingkingnya. Kuku dikedua tangan itu berwarna pink dan kerlap-kerlip. 

*belajar mendiskripsikan objek




Senin, 24 Desember 2012

Tinggalkan Pesan


Ku ingin suatu waktu kau tinggal disini
Biarkan jarimu yang rahasia meramal sendiri tunas-tunas hari
Yang membimbing buah cinta memahami benci
Kakimu berlari mengejar kereta dan menghitung jam kota
Yang tak pernah tua
Tubuhmu yang runcing menancapi lubuk setiap penghuni
Matamu yang tulus takkan ucapkan rindu pada rumah
Dan kami takkan pernah keluar dari rasa takut akan benci
Jika engkau tua nanti tuliskan pesan pendek pada sajakku
Sebab engkau tak juga tau
Bahwa kebencian itu sesuci kata-kata
Dan aku tak ingin kau percaya



Sabtu, 22 Desember 2012

Seperti Seharusnya

 
 
Sepenggal lirik band peterpan dengan judul lagu walau habis terang “biarkan semua seperti seharusnya” bagiku mengandung makna sederhana dan tidak akan berlebihan agar dalam menjalani hidup bisa seimbang alias tidak berat sebelah. Sangat menyakitkan apabila kita tidak bisa melupakan sesuatu yang mengganggu pikiran. Dan terlalu menyenangkan bila kita ingat sesuatu yang dapat menyenangkan.

Seperti seharusnya membiarkan dengan berusaha untuk bisa mendapatkannya, tidak berambisi tetapi memiliki komitmen yang kuat kemudian tidak terjatuh apabila gagal walaupun ada kekecewaan, namun itu hanya berangsur sementara meredam lalu berjalan seperti biasanya. Tidak akan pernah disesali, karena percaya bahwa apa yang terjadi dari dulu sampai sekarang adalah yang terbaik yang diberikan tuhan. Yang semestinya dilakukan adalah bersyukur.

Dengan itu perjalanan akan mudah diantiasipasi begitu ada kerikil yang menganggu, tetap fokus dan bertanggungjawab. Sabar dan jangan lupa untuk selalu ceria, karena masih banyak hal yang bisa membuat kita senang. Jadi buat apa kita terjatuh terlalu lama.

Kamis, 20 Desember 2012

Selamatkan Bumi Dari Kehancuran


   Oleh : Muhammad Elhami   

Permasalahan lingkungan yang dihadapi sekarang ini pada dasarnya adalah masalah ekologi manusia. Masalah itu timbul karena perubahan lingkungan yang terus-menerus sehingga menyebabkan lingkungan kurang sesuai lagi untuk mendukung kehidupan manusia. Jika hal ini tidak segera diatasi maka pada akhirnya akan berdampak pada terganggunya siklus dan kesejahteraan hidup manusia.

Kerusakan lingkungan yang terjadi dikarenakan eksplorasi Sumber Daya Alam yang berlebihan untuk memenuhi kebutuhan manusia tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan. Kerusakan lingkunangan ini lambat laun akan menggangu proses alam, sehingga banyak fungsi ekologi alam yang terganggu.

Masalah lingkungan tidak berdiri sendiri, melainkan selalu berkaitan erat. Keterkaitan antar masalah yang satu dengan masalah lainnya disebabkan oleh faktor yang merupakan sebab berbagai masalah, sebuah faktor punya pengaruh yang berbeda dan interaksi antara berbagai masalah dan dampak yang ditimbulkan pun bersifat kumulatif (Soedradjad ; 1999). Masalah lingkungan yang saling berkaitan erat antara lain adalah populasi manusia yang saat ini semakin berlebihan, populasi, penurunan jumlah sumber daya, kemudian perubahan lingkungan global.

Kebanyakan permasalahan lingkungan sekarang ini adalah disebabkan oleh kegiatan sosial ekonomi manusia dan memburuknya lingkungan akibat oleh kegiatan manusia sehingga berpengaruh terhadap bumi secara keseluruhan sekarang saat sekarang ini dan masa yang akan datang. Peningkatan emisi CO2 yang menyertai konsumen bahan bakar fosil dan pemanasan global berakibat buruk terhadap lingkungan.

Contohnya pemanasan global adalah yang paling berat di antara masalah lingkungan yang menyebabkan suhu, perubahan iklim, meningkatnya permukaan air laut, perubahan ekologi yang memberika pengaruh besar pada eksistensi manusia dibumi. Selain itu juga masalah kerusakan lapisan ozon, hujam asam, oksidan, fotokimia, dan lain sebagainya mengundang pengaruh pada kesehatan dan lingkungan, tak hanya udara yang menjadi korban, namun juga masalah lingkungan air dan tanah yang berada dalam kondisi yang tak dapat diabaikan.
Kondisi Rill

Melihat kondisi sekarang masalah lingkungan begitu komplek, dari berbagai lini kehidupan mulai dari tahan, udara, air dan lain sebagainya yang merupakan kebutuhan khalayak ramai telah terkontaminasi oleh dampak akibat kerusakan lingkungan. Sedikit banyak akan menimbulkan berbagai bencana-bencana yang telah banyak kita temui dan saksikan saat ini.

Lingkungan berarti keadaan atau kondisi yang dekat dan nampak sekali mengelilingi sekitar kita. Bumi adalah rumah kita yang memberikan semua hal penting yang dibutuhkan manusia untuk hidup. Untuk kelangsungan hidup kita di lingkungan, kita harus melestarikan biosfer yang sehat dengan semua sistem ekologi, semua tumbuhan dan hewan, tanah yang subur, air yang murni, dan udara yang bersih.

Sekarang ini keindahan alam bumi ini sedikit demi sedikit mulai hilang, sebagai orang orang diseluruh dunia menghancurkan keindahan oleh ekploitasi sumber daya secara maksimum. Tingkat kerusakan lingkungan hidup sangat tinggi dibandingkan dibandingkan dengan tahun-tahun terakhir.

1.    Kerusakan Hutan
Masalah utama lingkungan adalah kerusakan hutan. Kalimantan merupakan salah satu jantung bumi karena kaya dengan hutan-hutannya kini telah menipis karena olah manusia-manusia yang tidak bertanggungjawab. Selain itu kerusakan hutan juga diperparah dengan adanya ilegal logging dan perambahan hutan yang bertujuan untuk keperluan perkebunan seperti kelapa sawit, karet dan lain-lain.

Belum puas hutan juga dibakar hidup-hidup demi kepentingan sehingga mengakibatkan tebalnya asap di udara yang dapat menimbulkan polusi udara. Ini diperparah dengan kondisi alam yaitu musim kemarau. Ini juga disebabkan adanya peningkatan kegiatan pertanian seperti perkebunan, perladangan, pemukiman, transmigrasi dan lain-lain.

Dampak negatif dari kerusakan hutan ini antara lain penurunan keanekaragaman hayati (sekosistem, speasis, dan genetik), habitat rusak, terganggunya keseimbangan biologis (flora, fauna, mikroba), gangguan udara, erosi, banjar, longsor, ganguan metabolisme tannaman dan perubahan iklim.

Sebab lain dari kerusakan hutan adalah persepsi masyarakat bahwa hutan masih terbatas hanya untuk kepentingan ekonomi, adanya konflik yang berkepentingan, laju kerusakan hutan tidak sebanding dengan upaya perlidungan, masih luasnya lahan kritis karena pengelolaan lahan secara tradisional berpindah, belum optimalnya penegakan hukum dan percepatan penyelesaian pelanggaran/kejahatan dibidang kehutanan.

2.    Penurunan Keanekaragaman Hayati
Sebagai akibat kerusakan hutan, pembukaan lahan yang semakin menjadi-jadi, dan praktik pengolahan lahan yang kurang memperhatikan ekologi membuat keanekaragaman hayati menurun. Kegiatan pembukaan lahan yang kurang ramah lingkungan seperti halnya disemprot dengan bahan-bahan kimia dapat menyebabkan telor-telor dan fauna lainnya tidak berkembang.

3.    Kualitas Air
Pengelolaan air di PDAM saat ini memerlukan cukup banyak tawas yang berguna sebagai pengikat partikel lumpur. Kadar zat padat tersuspensi dan nulai keruhan yang tinggi disebabkan oleh aktivitas lain di hulu sungai. Air yang digunakan digunakan juga banyak terindikasi oleh pencemaran batubara. Tak ketinggalan air sumur sudah banyak mengandung ecoli yang sangat tinggi. Kerusakan hutan juga dapat menurunkan mutu air sebagai akibat peningkatan zat pada terlarut, zat padat tersuspensi serta keruhannya.

4.    Pengaruh Indutri
Saat ini semakin marak proyek industri dikota ataupun didesa-desa yang memiliki laha luas. Oleh karenanya perencanaan industri harus memperhatikan aspek lingkungan. Aktivitas industri yang paling besar adalah penambangan batubara dan industri pertanian (perkebunan). Penambangan batubara sangat besar mempengaruhi mutu air, demikian juga dengan aktivitas perkebunan dapat menjadikan peningkatan senyawa organik pada air sehingga ini akan mempengaruhi pH air dan tanah.

5.    Persampahan
Hingga saat ini sampah semakin menumpuk, sampah yang merupakan bahan yang terbuang atau dibuang yang bersumber dari aktifitas manusia maupun alam masih minim nilai ekonomis. Sampah juga merupakan masalah serius bagi pemerintah. apabila tidak dikelola maka sampah akan berdampak pada lingkungan.

Ini diperkuat dengan seringnya terjadi pencurian tempat-tempat sampah, TPS yang kurang, pengangkutan sampah dari TPS ke TPA kurang intensif, kesadaran masyarakat masih rendah.

6.    Pemanasan global
Peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi hingga saat ini mengalami peningkatan, sejak akhir abad 18 suhu rata-rata global bumi telah meningkat sekita 0,4 – 0,8 derajat celcius. Para ilmuan memperhitungkan bahwa suhu rata-rata bumi akan meningkat 1,4 – 5,8 derajat celsius pada tahun 2100.

Dampak pemansan global ini sangat mengkhawatirkan kehidupan manusia dan ekosistem alam, mereka tidak akan mampu beradaptasi dengan perubahan iklim yang sangat cepat sehingga menumbulkan kerusakan.

Solusi
Berbagai masalah lingkungan sekarang sudah menggeluti bumi kita ini. Sebagai globalisasi terus-menerus dan proses alam yang berubah-rubah menimbulkan masalah lokal sehingga menjadi isu-isu global. Beberapa permasalahan yang sekarang ini mempengaruhi dunia adalah hujan asam, polusi udara, pemanasan global, limbah berbahaya, penipisan ozon, asap, polusi air dan lain disebabkan oleh racun yang mengapung di udara yang berasal dari cerobong asap dan penggunanaan yang berlebihan minyak-pembakaran kendaraan.

Polusi lingkungan berefek terhadap kehidupan manusia. Satu dari lima orang di seluruh dunia meninggal setiap tahun karena faktor yang berkaitan dengan efek pencemaran lingkungan. Namun masalah yang paling berbahaya dari pencemaran lingkungan terhadap kehidupan manusia adalah efek rumah kaca/pemanasan global. Kebanyakan masalah lingkungan yang terjadi dengan penyalahgunaan daur ulang energi dan konservasi yang pada gilirannya menyebabkan masalah yag lebih serius.

Solusi untuk permasalahan lingkungan bisa dilakukan dengan mengurangi konsumsi lebih dari sumber daya alam dan emisi karbon ke atmosfer dari kendaraan. Cobalah untuk mengendalikan proyek-proyek pembangunan industri yang menyebabkan polusi air dan juga untuk kegiatan yang katalis pemanasan global dan pengundulan hutan iklim. Kurangi kegiatan yang menyebabkan terjadinya pencemaran air, udara, hutan dan tanah.

Selain itu permasalahan sampah dapat diminimalisir dengan menggunakan metode daur ulang, dengan ini kita akan dapat mengurangi ketegangan lingkungan. Perangkat elektronik seperti komputer, ponsel dapat didaur ulang. Buat kompos limbah tanaman untuk meminimalkan limbah dan output karbondioksda dapat menciptakan pupuk organik yang sehat. Mendaur ulang bahan yang digunakan dengan tekhnologi yang tersedia untuk mengurangi deforestasi. Hal ini pada gilirannya dapat menyelamatkan pohon.

Keberlanjutan lingkungan berarti “Memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka” jadi untuk sekarang ini kita sebagai penghuni bumi harus menjaga, memfasilitasi pembaharuan sumber daya yang terbarukan, menjaga dan melestarikan lingkungan. Kita harus ingat bahwa Allah telah mempercayakan kepada kita agar lingkungan digunakan secara bertanggungjawab. Kekuasaan kita atas alam dan makhluk hidup lainnya tidak berarti pengelolaan didominiasi dan eksplorasi atau menggunakan tanpa memperhatikan kapasitas merawat bumi untuk mereproduksi dan merehabilitasi.

“Mari kita selamatkan bumi dari kehancuran”



Rabu, 19 Desember 2012

KEGELISAHAN SKRIPSI


Tak seperti biasanya aku bangun tengah malam seperti ini, malam seperti tiga yang sering orang katakan, bukannya untuk beribadah, nyaris aku tak pernah lagi untuk beribadah seperti shalat tahajjut, tapi kali ini barangkali aku ingin mencoba membiasakan diri untuk bisa bangun jam-jam seperti ini, siapa tau ibadah tahajjud bisa aku laksanakan. Memang benar-benar tenang untuk mengerjakan sesuatu terutama untuk berfikir dan menuliskan sesuatu dalam keadaan seperti ini.
Yang aku pikirkan...

Beberapa hari belakangan ini aku selalu dibuat gelisah oleh tugas akhir kuliah yang menjadi momok dan menjadi dilematis bagi seorang mahasiswa lazimnya. Skripis, ya skripsi sudah mulai membayangi kepala dan pikiran ini, padahal keberadaannnya belumlah ada alias belum nampak, namun baunya itu memaksa aku untuk memikirkannya.

Mau tidak mau aku sudah mulai menyiapkan ritual untuk menyambutnya, jujur aku akan mengantisipasi apa yang akan menjadi permasalahannya, aku tidak akan tau ia datang sebagai sahabat, sebagai musuh, ataukah sebagai teman biasa. Tapi aku berharap ia datang akan banyak membawa dan memberikan pelajaran berharga yang belum pernah aku dapatkan selama ini.

Berbagai sharingpun aku lakukan dengan dosen dan temen-teman yang sedang maupun yang sudah mengambil skripsi untuk mengetahui karakterisitik skripisi itu seperti apa. Ada yang bilang susahnya dipembimbing skripsi, membuat latarbelakang masalah, di objek penelitian, dan seabrek kesulitan lainnya. Mereka bercerita, aku selalu membayangkan dan berfikir tentu aku juga akan mengalami hal seperti itu. Maka aku disaranakan harus menyiapkan mental kuat-kuat untuk menghadapi semuanya itu.
Dari berbagai sharing yang banyak aku lakukan, aku berhasil menyimpulkan beberapa ritual atau tips untuk menyambut dan menghadapi kedatangan tamu istimewa ini :

1. Mencari judul-judul yang kita inginkan sesuai dengan jurusan masing-masing, di list kemudian dikonsultasikan dengan teman-teman ataupun dengan dosen sebagai awal pemanasan agar tidak terjadi kebingungan dalam memilih judul terbaik yang akan kita ambil nanti.

2. Saat ini mulai angkatan 2009 dan seterusnya referensi menjadi hal wajib untuk pendamping dan penguat dalam skripsi kita, maka oleh karena itu banyak-banyak mencari referensi jurnal-jurnal ilmiah baik dalam negeri ataupun luar negeri.

3. Bagi kita yang tidak sering keperpustakaan, nah sering-seringlah keperpustakaan untuk mencari referensi skripsi alias referensi penelitian terdahulu untuk penguatan judul-judul yang ingin kita ajukan.

4. Skripsi sungguh sangat dan sangat memerlukan kemampuan dalam hal menulis, oleh karenannya latihlah selalu untuk menulis, setelah menulis sudah menjadi bagian dalam diri kita maka latihlah bagaimana menulis dengan ilmiah, ternyata tidak segampang yang dibayangkan. Latar belakang yang paling banyak dibantai oleh dosen itu salah satunya karena kemampuan menulis ilmiah kita minim dan kurang.

5. Mental yang kuat dan mental penyabar mutlak harus kita tanamkan mulai sekarang sebagai antisipasi dengan dosen pembimbing yang entah seperti apa tipenya. Dengan adanya mental yang kuat kita tak akan cengeng dan tidak akan mudah menyerah.

6. Disemester-semester akhir sebelum kedatangannya alangkah baiknya kita selalu melatih diri untuk menulis proposal skripsi alias simulasi menulisnya agar tidak kaget dan kaku pada saat ia digenggaman kita. Simulasi sangat bermanfaat agar ia datang tidak tiba-tiba dihadapan kita.

7. Dan yang terakhir siapkan buku-buku referensi untuk memperkuat teori-teori yang akan kita pakai dalam skripsi kita, dengan adanya buku ditangan maka apabila ditanyakan kita mengambil teori dari mana maka akan mudah kita memperlihatkannya kepada dosen.

Sekali lagi alangkah baiknya kedatangan tamu istimewa ini disambut dengan persiapan yang kita lakukan diatas agar menjadi sabahat kita yang akan banyak memberikan kejutan-kejutan dalam kebersamaanya. Tentu aku pernah mendengar pernyataan ini bahwa lulus tanpa skripsi itu hambar. Aku kira ini benar apa adanya. Dengan skripsi kita tau apa itu yang namanya perjuangan, kesabaran dan keberhasilan.

Dan terakhir jangan pernah lupa berdo’a dan selalu berusaha.

Minggu, 16 Desember 2012

Inspirasi Musik

 
Perdebatan tentang musik yang aku ketahui selama ini masih banyak mengalami kontroversi, ada yang mengatakan musik itu haram, ada juga yang mengatakan musik itu mubah, dan ada juga musik yang diperbolehkan. Saya lupa tentang musik ini dipelajari dalam bab apa, tapi yang jelas aku pernah mendengar, membaca daqn mempelajarinya sewaktu di pondok.

Maraknya musik saat ini menandakan bahwa musik itu haram sangat tipis, tetapi hukum itu saya rasa berlaku kekal, kalau memang haram yaa dia tetap haram dan seterusnya. Orang begitu banyak tak menghiraukan lagi mana musik yang baik mana yang tidak, yang penting musik itu mengasyikkan untuk didengar. Termasuk aku.

Bagiku musik memiliki banyak hal positif, aku sering mengggunakan terapi berbagai masalah yang aku hadapi dengan mendengarkan musik, misalkan lagi galau, lagi pusing, dan tentu dengan berbagai permasalahan lainnya. Musik terbilang ampuh untuk mengembalikan semangat untuk beraktivitas seperti biasa. Aku tak akan pernah ambil pusing, yang pasti musik yang aku dengarkan itu haruslah mampu memberikan manfaat dalam meningkatkan, membangkitkan spirit. Seperti yang saat ini aku dengar musik-musik naruto.

Selain mampu membangkitkan semangat bagiku musik juga mampu menghibur dan membuat hati menjadi senang, menikmati hidup yang sedang berjalan dan berangan-angan, lalu lagi-lagi semuanya menjadi senang dan ceria. Ya hidup itu harus selalu ceria dalam hal apa pun. Ceria itu selain menyenangkan diri sendiri tetapi juga menyenangkan orang lain. Bukan kah bila kita tersenyum dengan orang lain akan mendapatkan kebaikan.

Jangan sampai musik membuat kita malas dalam beraktivitas dan melalaikan kita dalam menjalankan kewajiban, memang ada yang mengatakan orang yang selalu mendengarkan musik hatinya akan keras, semua tergantung mereka yang menggunakan musik untuk apa.

Musik juga mampu mengisi jiwa yang sedang sepi, musik membawa kita berkelana untuk membayangkan, dan ampuh sampai kapanpun ia menemani, sedih, senang musik tetap bisa menyesuaikan dengan keadaan. Berteman dengan musik banyak menghasilkan inspirasi kreatif yang tidak kita dapatkan tanpa musik.

Dan saat ini terkadang aku lebih sering melepaskan masalah bersama musik.

Rabu, 12 Desember 2012

Leaderchip Culture



Sosok seorang pemimpin hadir dalam sebuah organisasi adalah untuk mewujudkan sebuah visi organisasi yang telah ditetapkan dan dirumuskan. Maka diperlukan sebuah nilai atau value untuk mewujudkan visi menjadi nyata. 

Dalam sejarah tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki keunggulan dalam nilai-nilai organisasi, namun nilai-nilai tersebut seiring berjalannya waktu terkikis oleh jaman, terlebih oleh jaman penjajahan. Jadi fakta yang terlihat sekarang adalah bahwa banyak pemimpin terlebih di Indonesia yang menyembunyikan keunggulan nilai-nilai kepemimpinannya kepada bawahannya. 

Karena dilandaskan dengan rasa takut bahwa bawahannya akan menjadi lebih pandai dari pemimpinnya. Sampai saat ini tantangan bagi setiap pemimpin yang unggul adalah kesediaannya untuk menjadikan nilainya menjadi budaya atau culture, dalam artian nilai tersebut menjadi milik organisasi. 

Sehingga setiap orang dalam organisasi menjadi pemimpin-pemimpin, minimal menjadi calon pemimpin. Dan terlebih menjadi pemimpin yang unggul dari sebelumnya-sebelumnya.

Barangkali, tidak ada profesi yang terpenting dalam peradaban umat manusia, kecuali profesi sebagai seorang pemimpin. Karena pemimpin adalah sesorang yang akan menjadikan sesuatu itu mewujud dan nyata.

Senin, 10 Desember 2012

Berjalan Seperti Awan



Waktu benar-benar tidak berasa, tidak berbau pula, waktu juga sering diabaikan entah karena tidak dikenal atau memang malas untuk mengenalnya sehingga waktu itu berlalu seperti berlalunya awan. Semua manusia merasakannya, apalagi aku. Waktu 3 tahun benar-benar cepat, buktinya sekarang aku mengakuinya dan harus aku akui. Kurang lebih selama setahunan lagi tugas amanah orang tua akan aku selesaikan – kuliah -- semoga...

Kuliahku sudah mencapai titik akhir yaitu skripsi, yaa skripisi sudah menghadang didepan sana, bahkan sudah tercium baunya. Berbagai ritual macamnya sudah mulai aku lakukan untuk menyambutnya kemudian mengajaknya berteman selama beberapa waktu yang telah ditentukan, berharap bisa mnejadi sahabat, kalau perlu sahabat sejati.

Sedangkan Wajah orang tua selalu saja membayangi, pasti mereka sangat senang mendengar anaknya yang satu-satunya ini sudah mulai mangakhiri kuliahnya. Yang terlintas adalah sebuah pekerjaan yang akan menggantikan posisi orang tua sebagai pengemban finansial selama ini, meski tidak akan terbayar. Yaa seyogiyanya orang yang lulus kuliah bukan berarti berakhir, malah tantangan terbaru akan menghadang kembali, yaitu tantangan yang sesungguhnya—pembuktian.

Disisi lain, Waktuku tinggal hitungan hari lagi akan melepas jabatan yang selama ini aku emban selama setahun dan telah mengaktifkan diri selama 3 tahun lebih di organisasi ini, yakni organisasi lpm jurnal kampus yang telah banyak menyuapiku secara lembut maupun secara paksa tentang rasa emosi, senang, sabar, asam, manis dan bahkan pahitnya selama berada didalamnya. Aku rasa cukup, tapi semua itu belumlah cukup untuk bekal selanjutnya. Syukuri apa yang telah aku dapatkan selama ini akan lebih baik.

Ada niat dan kemauan pasti ada jalan. Tuhan yang maha tahu segala rencana. Aku sudah merancang sehabis aku melepas jabatan ini aku tetap harus melakukan sesuatu untuk mengisi kekosonan waktu, diantara yang menjadi prioritas utama ku adalah kuliah, planning skripsi, skripsi itu sendiri, mencoba mencari pekerjaan. Ada tiga sasaran ku ingin bekerja pertama seperti tawaran yang disampaikan teman bahwa ada info mengenai magang  dikoran terbesar dikalimantan selatan itu banjarmasin post, jujur selama aku berada di jurnal kampus, aku pernah berniat dan memimpikan untuk bisa bekerja disana, aku rasa ini tawaran tuhan. Aku akan mengikutinya, aku ingin lebih banyak belajar lagi tentang dunia jurnalistik yang sebenarnya.

Kedua aku juga berniat untuk bergabung di redaksi banjar magz, media kreatif ini salah satu pilihan untuk tetap bisa mengembangkan bakat jurnalistik ini. Ketiga tertarik untuk mengabdikan diri disalah satu yayasan anak bangsa, mengajar untuk memanfaatkan waktu, sepertinya akan menyenangkan.

Yang jelas setelah lepas jabatan ini pikiranku akan mulai beralih, selama ini aku selalu menguras tenaga dan pikiran bahkan finansial untuk memberikan komitmen terhadap organisai yang aku cintai ini, aku tetap berjanji untuk tetap ada di organisasi ini, namun fungsi ku sudah berbeda. Aku tetap nmengayuminya. Walaupun aku merasa ragu-ragu untuk melepasnya, karena melihat kondisi pengurus yang begitu labil, sehingga diperlukan seorang pengganti yang benar-benar mampu bersabar dalam menghadapinya. Yaa aku harus mempercayai kata-kata ini, beda zaman beda pemimpin. JK tetap ada dibagian hidup ini. Aku mencintainya seperti aku mencintai pekerjaanku.

****

Kapasitas yang aku punya saat ini tidak begitu mewah, tapi bagiku sangatlah mahal, kapasitas sabar, komitmen, kemauan yang kuat mutlak harus aku miliki untuk bisa bertahan, ditunjang dengan kapasitas benda tua pemberian ka fandi sepeda motor yang selalu membawa aku kemana-mana, walaupun sudah mati tetap saja bisa berjalan dengan leluasa hanya pada malam hari, sedangkan siang hari mikir tiga kali untuk mau jalan. Yah sedikit banyak keberadaan kendaraan ini sangatlah membantu dan aku benar-benar membutuhkannya.

Finansialpun hanya pas-pasan, sudah saatnya mulai mencari penghasilan untuk tetap bertahan hidup dibanua orang. Aku rela dengan semua apa yang terjadi dalam diriku ini. Bagiku mengeluh bukanlah menyelesaikan masalah. Menjalani apa yang belum terjadi akan lebih baik. Dan hal yang terberat yang selama ini aku lakukan dan berusaha bertahan adalah bagaimana aku tetap istiqamah dalam mengendalikan sebuah keadaan.

Jumat, 07 Desember 2012

Bermain-Mainlah

Menagislah Dalam Diam
Luka itu terlalu berat tuk ditinggalkan
Biarkan kebisuan membuai
Sinar mentari esok akan mengiring
Hingga hilang tak berbekas

Semoga akan ada pesawat
Yang menyapa dan mengajak terbang
Lihatlah kalau dibagian langit lain
Ada keindahan bunga sakura
Tak ada mendung dan pekat
Seperti yang kini bergelayut manja dihati

Bermain-mainlah
Bersama awan putih diatas sana
Tertawalah
Dalam keramaian dan pelukan alam
Bawa ceritanya ketika pulang nanti
Agar bisa cemburu melihatmu
Yang telah terbang bebas

Kita bilang tak bisa hapus luka itu
Namun, izinkan pelangi sejenak membuai
Aku menunggu
Jika kau siap menari bersamaku

Rabu, 05 Desember 2012

Inspirasi Cinta


Alam dunia ini merupakan hasil karya termegah Tuhan yang diperlihatkan kepada makhluknya, makhluk hidup yang termasuk didalamnya manusia. Manusialah yang mengisi dunia ini dengan inspirasi besarnya, berbagai macam asal usul inspirasi itu yang paling besar dalam sejarah perjalanannya cinta manusia.

Ya cinta telah banyak melahirkan karya yang maha besar kepada dunia ini. Sehingga dunia selalu saja ramai, selalu saja mengejutkan, selalu saja maju sampai batas waktu yang telah ditentukan. Tanpa cinta dunia ini akan sunyi senyap tak berarti, kaku dan baku.

Semua tindakan manusia adalah berdasarkan dengan cintanya. Orang tua rela melakukan aktivitas apa saja, walau kerasnya hidup, walau panasnya terik matahari tak mampu menjadi penghalang. Satu cinta murni orang tua adalah anak, cinta yang sangat teramat kepada anak itulah inspirasi yang didiapatkan oleh orang tua. Sangat mencintai anaknya. Cinta orang tua kepada anak.

Seorang pekerja yang tanpa lelah dengan seberat apapun, juga mampu melahirkan sebuah karya besar. Gedung bertingkat yang hampir mencakar langit, dan memang sudah mencapai langit. Adalah karya cinta dengan pekerjaannya yang dilakuninya. Itu hanyalah satu cinta yang ada didalam hatinya, dan ada begitu banyak cinta yang mendasari itu semua.

Cinta seorang mahasiswa didalam kampusnya, mampu menghasilkan prestasi, keaktifan dan keahlian. Cintanya mampu membuat warna didalam kampusnya.
Cinta manusia kepada kepada lawan jenisnya....

Ah, cinta ini sungguh sangat rumit dan dilematis. Misalnya saja musik. Musik lahir begitu banyak karena inspirasi cinta, baik cinta yang salah maupun yang benar.

Karya lain adalah buku, sudah pasti ditulis dengan cinta yang sangat mendalam, yang melahirkan ribuan kata-kata membentuk kalimat dan akhirnya menghasilkan tulisan.
Dan aku mengalaminya...

Dan bagiku cinta itu menggilakan seseorang, tentu dalam hal ini gila yang positif yang menghasilkan karya positif pula.

Orang rela melakukan apa saja demi cintanya....Benar-benar aneh..

Namun cinta yang murni adalah cinta kepada Tuhan..



Jumat, 30 November 2012

Memahami Hidup



Terkadang kita merasa sedih
Hingga kesedihan tersebut seperti sebagian bagian dari kita
Dan kita menjadi bagian dari kesedihan itu
Kita lupa bahwa dalam kehidupan ini
Ada banyak hal yang bisa membuat kita bahagia
Ini semua terjadi karena keyakinan kita
Akhir yang kita lihat adalah akhir ciptaan
Maka jadilah dunia gelap didepan mata kita
Kalau sekiranya kita mau berfikir dan merenung
Niscaya kita melihat bahwa warna hitam itu indah
Dan warna putih lebih indah lagi dari hitam
Janganlah putus asa bagi yang kakinya tergelincir
Jika kita tidak mendapati seseorang
Yang bisa membahagiakanmu
Maka berusahalah untuk membahagiakan dirimu sendiri
Jika kita tidak mendapati seseorang yang menerangi
Maka mulailah kita menerangi diri kita sendiri
Walau dengan sebuah cahaya kecil yang menerangi jalan
Jangan biarkan diri kita di mangsa oleh kesedihan kita
Dimalam-malam yang gelap
Mulailah kehancuran diri sebagai awal mimpi yang baru
Jadilah orang percaya bahwa jika terjatuh dalam lobang
Kita pasti keluar darinya dengan lebih kuat dari sebelumnya
Dan Allah bersama orang-orang yang sabar
Demikian aku memahami hidup

Minggu, 25 November 2012

Mengendalikan Hari-Hari


Saat ini Jumat, Sabtu dan Minggu memang sangat ampuh bagiku untuk mengurai berbagai macam masalah dipikiran dan hati. Dan merupakan waktu yang tepat untuk menata aktivitas untuk hari yang berikutnya yakni hari senin. Bagiku senin itu dalah hari pertama untuk menjalankan aktivitas yang diatur sedemikian rupa pada 3 hari yang aku sebutkan.

Yaa aku memang butuh hari-hari yang tenang, untuk merapikan ini semua. Senin menjadi momok yang penuh ketidakpastian, namun aku minimalisir dengan sistematis penempatan aktivitas yang rapi, sehingga didalam perjalananya yang hanya aku pikirkan adalah antisipasi berbagai halangan dan masalah yang mengacaukan agendanku.

Tak ayal hal itu memang selalu hadir entah hanya sekedar lewat, atau memang itu yang namanya ujian, ujian untuk kesbaran. Kesimpulan yang aku ambil bahwa ujian itu hanyalah untuk menguji kesabaran manusia.  Sabar dalam kebaikan dan sabar dalam meninggalkan keburukan.

Aku begitu sensitif sekali dengan perubahan agenda yang aku atur sedemikian rapi itu, kadang aku terlanjur, namun pada saat itu aku berpikir jangan sampai aku terlanjur. Berusaha untuk kembali ke agenda yang sebenarnya adalah sebuah keharusan.

Senin, selasa, rabu, dan kamis merupakan hari-hari yang menyibukkan dengan aktivitas yang paling utama yakni kuliah. Kuliah itu wajib, yaa ia wajib karena menuntut ilmu. Selain itu aku juga berusaha untuk mengendalikan keadaan. Saat ini aku masih memimpin disebuah organisasi. Ah banyak sekali pengalaman dan pelajaran yang aku dapatkan disini. Bukan, intinya pengalaman hidup. Aku banyak memahami diri dan memahami hidup.

Sedikit demi sedkit namun pasti aku sudah bisa berjinak dan berdamai dengan separuh diriku. Sisi lain dari diriku. Aku yakin besok akan lebih bersemangat dalam menjalankan aktivitas. Kalian tau apa yang membuatku semangat hari ini. Tentu semua tugas perlahan dan pasti mulai rapi dan hampir selesai, yang kedua rindu orang tua barusan aku tumpahkan dan aku akan mendapatkan kiriman meski dalam hati berat karena sampai saat ini aku masih bergantung dnegan orang tua, aku yakin tak lama lagi. Dan yang ketiga aku menyukai dan mencintai seseorang  perempuan yang saat ini sering aku tulis dalam memoriku. Mutiara. Dan penting, aku selalu berdoa untuk seluruh umat manusia. Mendoakan ....

Dan sekarang hari-hari harus dikendalikan

Kamis, 22 November 2012

Life Is Choice dan Habits


Seharusnya aku datang dari awal untuk mengikuti acara ini, acara yang bernamakan How To Master Your Habits yang diselengarakan oleh Bright Event Organizer mulai jam 8, karena aku mengalami sedikit kendala dalam hal tranformasi, jadi aku menunggu teman untuk ikut nebeng ke tempat menuju auditorium RRI. Berbekal niat semoga aktivitas hari ini lebih baik dari hari kemarin.

Sudah lama aku tak pernah ikut seminar-seminar tentang motivasi diri seperti yang terjadi hari ini. Boleh jadi ini seminar permata setelah sekian lama vakum. Selama aku lebih banyak menggali motivasi lewat buku-buku yang aku baca. Seperti biasa aura saat pertama aku masuk ruangan adalah sungguh dipenuhi oleh peserta yang penuh antusias dan semangat yang tinggi.

Aku mengambil posisi yang strategis yaitu ditengah-tengah. Hari ini selain menunaikan tugas mata kuliah SDM, sedkit banyak training ini akan memberikan efek positif buat diriku sendiri. Aku akan mencoba menghubungkan materi yang aku dapatkan hari ini dengan konsentrasi yang aku minati sekarang ini yakni Sumber Daya Manusia.

Tak pernah bosan kalau aku mengatakan bahwa manusia adalah harta dan aset perusahaan yang paling berharga sepanjang perjalanannya. Maka dalam hal ini perusahaan atau organisasi wajib menjaga, melatih dan mengembangkan karyawan demi kemajuan perusahaan atau organisasi tersebut.

Berbicara masalah anggota, karyawan atau lebih halusnya adalah insan didalam sebuah organisasi atau perusahaan tak pernah lepas yang namanya skill (kemampuan) yang dimilik oleh masing-masing manusia.

Hari ini Ustad Felix Y. Siuaw akan banyak mengupas tentang skill didalam manusia untuk mencapai tujuan yang dinginkan, tentu tujuan ke hal-hal fositif. Walaupun aku sedikit terlambat, tapi aku bisa menyimpulkan pembicaraan di sesi pertama yang beliau sampaikan. Kunci dari sesi pertama ini adalah “Life Is Choice” yaa hidup itu adalah pilihan dan pilihan itu tidak bisa diambil keduanya. Kita mau menjadi manusia biasa atau manusia istimewwa.

Manusia untuk menjadi istimewa tidak memerlukan yang namanya skill. Tetapi memerlukan habits yang fositif didalam hidup. Karena habits itulah yang akan menjadikan kita saat ini. Hari ini adalah cerminan masa lalu, masa depan adalah cerminan masa sekarang.

Perusahaan juga harus memiliki pilihan dalam menjalankan aktivitasnya dibantu dengan sumber daya manusia. Cerminan perusahaan ada pada SDM-nya. Maka oleh karena itu karyawan harus dibina dan ditraining sebaik-baik mungkin agar tetap loyal dan bertahan di perusahaannya.

Seberapa penting motivasi bagi seorang SDM disebuah perusahaan atau organisasi? Jawabnya adalah penting namun yang lebih penting lagi adalah bagaimana perusahaan mampu memberikan fasilitas untuk menciptakan habist kepada SDM-nya.

Apabila habist sudah menjadi didalam diri seorang manusia maka ia akan menjadi cultur yang merupakn ciri khas bagi perusahaan atau organisasi.

Nah kemudian disesi kedua adalah inti dari acara hari ini yakni Habits. Seperti yang sudah disinggung diatas habist adalah kebiasaan-kebiasaan yang selalu diulang oleh manusia sehingga menjadikannya  otomatis tanpa berpikir lagi untuk melakukannnya. “habist” kata kunci disesi kedua.

Manusia kalau sudah menentukan pilihannya maka ia harus menjadikan habist dalam kehidupannya. Lalu timbul sebuah pertanyaan selama ini skill yang dimiliki manusia apakah dihasilkan dari warisan atau dibentuk?, penelitian beberapa tahun membuktikan bahwa yang namanya skill itu adalah dibentuk dengan banyak-banyak berlatih.

Oleh sebab itu bagi karyawan atau anggota diddalam sebuah perusahaan atau organisasi minimnya skill tidak menjadi persoalan. Itulah proses. Latih terus skill itu maka akan lahir skill yang sesungguhnya dan yang kita inginkan.

Jadi saat ini perusahaan dan organisasi dituntut untuk mendukung sepenuhnya dan memberikan fasilitas kepada karyawannya untuk menumbuhkan kembangkan habist. Sehingga akan menunjang perusahaan dan organisasinya.

Sementara itu habist yang dimiliki oleh pembicara tadi, adalah “Life Is Choice” dan “Paham Ga Maksud Saya” hehe. (*)

Rabu, 21 November 2012

Berbicara dan Melakukan


Mengapa berbicara itu sangat mudah sekali dibandingkan dengan melakukan?...aku sering menemui hal-hal seperti ini, orang begitu mudahnya berbicara panjang lebar, dengan kata-kata rapinya. Lalu aku lihat sendiri orang masih banyak yang mengabaikan dan mengingkarinya dengan mudahnya juga. Tanpa ada rasa penyesalan. Entahlah

Orang berdebat disana sini, membicarakan mana yang benar dan mana yang salah menurut logika mereka masing-masing, mepertahankan argumen, ditanya kemana berpijak. Pikiranku sendiri. Sungguh egois . setelah selesai bubar. Entahlah

Akupun sering kecewa dengan orang-orang macam ini, bahkan aku juag sering kecewa dengan separuh diriku yang sering mengingkari janjinya. Berpikir ulang dan mencari-cari mana yang harus aku perbaiki. Mulai dari diri sendri. Dan tak akan pernah bosan untuk meperbaiki, tapi terkadang sulit untuk mengendalikan. Selama masih bergerak tetap diperbaiki. Entahlah

Sadar ataupun tidak perdebatan selalu akan terjadi tanpa melihat keadaan, begitu saja muncul. Kalau sudah orang-orang seperti ini berbicara, bahkan berbicara dengan teori, aku membayangkan dan mendengarkan sungguh indah. Tuh kamu sendiri tidak melaksanakan. Kenapa. . .kamu mau seperti ini dan seperti itu, kamu sendiri tidak mau bergerak. Menunggu. Entahlah

Adakalanya orang lebih suka langsung melakukan tanpa banyak berteori, tetapi berteori itu juga penting. Ah ini hanya pilihan saja. Artinya menguasai keduanya itu penting. Berbicara dan melakukan. Dan aku ingin menguasai keduanya. Entahlah.

Kamis, 15 November 2012

Cerita tetap akan berlanjut


Apa aku benar-benar kehilangan hari itu
Untuk kehidupanku, aku tidak ingat
Aku perlahan-lahan hilang melihat satu sama lain dalam senja
Namun aku terjebak disini tak bisa pulang
Lemah jiwa-jiwa rapuh hilang didunia
Aku bertindak untuk menyembunyikan kerapuhan
Jadi selamat tinggal, terpaksa berpisah
Cerita tetap akan berlanjut
Jika didunia tanpa dirimu aku akan berlari
Supaya suatu hari nanti bisa melewati penderitaan

Rabu, 07 November 2012

Evaluasi Manajemen Kinerja


Dulu evaluasi manajemen kinerja dilaksanakan secara tradisional yang melibatkan hanya sebatas manajer dan karyawan saja. Dengan selalu berulang-ulang tanpa ada eksperimen inovatif bagaimana evaluasi berjalan dengan nyaman sesuai dengan situasi dan kondisi dalam sebuah perusahaan. Maka seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan zaman telah meng-globalisasi maka saat ini diperlukan berbagai macam teknik, sistem atau cara bagaimana evaluasi kinerja itu dilakukan agar sesuai apa yang diharapkan oleh organisasi atau perusahaan.

Sistem evaluasi tradisional telah membuka pikiran para ahli bahwa teknik evaluasi tradisional ini harus diperbaharui seiring berkembangnya organisasi atau perusahaan yang semakin maju, sehingga diperlukan sebuah teknik evaluasi yang dimana semua itu untuk memecahkan masalah bersama manajer dan karyawan untuk organisasi dan perusahaan yang lebih baik. Mengingat bahwa karyawan adalah manusia atau aset paling berharga didalam organisasi atau perusahaan.

Dalam buku “performance management” telah disebutkan dan dijelaskan bahwa ada beberapa teknik, sistematis atau cara bagaimana evaluasi itu dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan organisasi atau perusahaan itu sendiri.

1.Teknis evaluasi 360 dejarat
Aneh memang kedengarannya, namun teknik ini mempunyai makna yang mendalam dan ditafsirkan bahwa 360 derajat itu adalah bundaran atau lingkaran yang tak berujung alias ujungnya tersambung dengan ujung yang kedua. Tehnik ini menjelaskan bahwa evaluasi didalam perusahaan dilakukan dengan melibatkan semua elemen yang ada didalam perusahaan atau lingkaran yang termasuk dalam organisasi atau perusahaan tersebut. Ada manajer, karyawan, pemasuk dan pelanggan semua dilibatkan dalam evaluasi ini. Sehingga permasalahan dapat diidentifkasi sedetail mungkin. Nah inilah yang disebut dengan lingkaran dalam organisasi atau perusahaan.

Bersambung....

Selasa, 06 November 2012

impian hujan

barangkali kau tak akan pernah melihat nyawa
pada setiap kata yang menggerakkan tanganmu
atau air mata yang pada setiap huruf menyusunnya

hujan...ya hujan adalah impianmu sekarang
yang selalu kau dengar derainya dalam tidur
tapi rumput yang kau tanam itu masih kering dan tandus

kau menyiraminya agar dirimu terus hidup
dengan gemetar dan berkeringat
seperti menunggu sebuah sajak
menyusup kedalam hatimu

Senin, 29 Oktober 2012

Mengenang Tema Masa Lalu


Entah kapan aku punya pikiran, bahwa pulang kampung hanyalah mengulang dan mengenang tema masa lalu. Tidak banyak yang bisa aku lakukan saat ini dikampung ini, yang ada hanyalah keinginan untuk pergi jauh dan kembali membawa keberhasilan. Jujur saja keadaan rumahku tidak pernah berubah, yang berubah hanyalah rentetan umur yag semakin hari semakin menua. Aku menghela nafas semua ini sangat meyakitkan. Aku belum bisa membantu apa-apa. Parahnya di kampung orang lain aku tak pernah memikirkannya. Aku disibukkan dengan aktivitasku.

Suara-suara masa kecil, kanak-kanak, remaja dan dewasa tetap saja masih ada dirumah ini. Aku lebih banyak diam dan tak bisa berbuat apa-apa ditempat ini. Mengekang diri itulah yang aku lakukan. Jalan-jalan satu-satunya adalah pergi kekampung lain untuk mengejar sesuatu untuk aku bawa pulang kembali. Dan kembali bukan untuk berlama-lama. Hanya mengabarkan dan membuat rumah dan kampung ini menjadi senang.

Aku tau dan sadar rumah dan kampung inilah yang telah menjadikan diriku sekarang ini. Aku bukan membenci, aku bukannya tidak suka. Aku hanya tak terbiasa lagi dengan kebiasaan-kebiasaan disini. Aku selalu saja tetap diperlakukan seperti anak kecil, disini aku hanya makan untuk menyenangkan orang tua, ya orang tuaku akan senang apabila menyuruhku makan dan aku menurutinya. Tapi bedanya aku tak pernah meminta uang lagi seperti dulu, aku hanya diberi dengan keadaanku sekarang ini.

Bertahan untuk tetap itulah keadaan keluarga ku saat ini. Pekerjaan yang tak pernah menetap berganti musim berganti pekerjaan. Ibu yang kini menderita kencing manis berlaga disetiap rumah seolah-olah tidak apa-apa dengan penyakitnya, padahal ibu pasti kesakitan. Namun ibu tidak mau membuat orang yang dirumah ini khawatir termasuk kepada ku. Aku sebenarnya sedih. Apa yang harus aku lakukan. Ibu hanya menjalani hari tanpa tau sampai kapan penyakit itu bersarang. Pasrah dan bersabar meski keadaan ini sangat menyakitkan. Tak ada jalan lain.

Pekerjaan yang ayah lakuni hingga saat ini taklah menentu, dulu pernah berdagang dan kini tidak lagi dan menjadi pengangguran. Saat musim hujan adalah rezeki bagi ayah dan keluarga kami. mencari ikan adalah pekerjaan yang sangat ayah senangi. Namun apabila masa transisi untuk berganti kemusim panas, ayah tidak lagi mencari ikan. Ayah disibukkan dengan bertani. Masa transisi ini akan lebih banyak memeras tenaga bagi ayahku. Memasuki musim kemarau yang panas ayah lebih banyak menganggurkan diri dirumah, makan, beribadah, nonton tv, tidur. Itu berulang selama musim kemarau.
Beruntung ibu mama masih hidup dengan tubuh rentanya. Aku kagum nenek masih bisa bertahan hidup, banyak warga disini yang seumuran dengan nenek sudah meningal. Aku yakin nenek punya amalan entah itu amalan apa yang beliau lakukan. Aku senang nenek masih ada. Dengan pekerjaannya sambilan membuat kerupuk bawang mampu membuatnya bertahan hidup tanpa meminta kepada anak-anaknya. Saat ini nenek hanya menunggu waktu. Sebelum itulah anak-anaknya termasuk mama mengabdikan diri kepada ibunya untuk membantu.

Ibuku hanya punya dua anak lelaki bersaudara aku dan kakakku, namun kakakku tidak bernasib baik dalam hidupnya, ia haru berhenti sekolah kelas 3 SD entah apa sebabnya akupun tidak begitu tau sampai saat ini. Karena itu kakakku jadi orang yang kurang pintar, aku tidak mau disebut kurang waras. Ketahuilah aku menjadi saat ini mengenyam pendidikan setinggi ini adalah karena ia. Bekerja sebagai buruh bagunan dengan orang nomor satu didesaku yakni ketua RT. Dari sanalah ongkos sebagian besar selalu dikirimkan demi pendidikanku. Aku berhutang banyak dengan kakakku. Walaupun dengan kondisi seperti itu aku tetap menjadi adik yang baik.

Dan aku sendiri adalah anak terakhir yang merupakan anak kesayangan dan selalu dimanja dulu, tapi sekarang aku malas menjadi anak manja, tapi ibuku tetap memerlakukanku manja. Aku berfikir dengan akal yang sehat melihat kondisi keluargaku yang sekarang ini. Aku adalah penerus masa depan mereka. Tidak salah aku dinobatkan oleh ibuku sebagai tumpuan keluarga dimasa yang akan datang. Aku mencoba merasakan bagaimana mereka tidak ada, bagaimana kalau ibuku tiada. Dan aku teringat pesan ibu. Kalau kamu sudah berhasil jangan lupakan kakakmu yang dulu banyak membantu, walaupun ia tidak pintar ia tetap manusia yang harus diberikan perhatian. Aku menahan air mata waktu itu. Tapi tetap saja keluar. Ibu hanya minta satu kepadaku berhasil dan mampu memberikan sedikit kenyamanan dan kesenangan disisa umurnya. Ibuku berdoa semoga orang yang ada dirumah ini pajang umur dan berhasil melihat aku berhasil.

Aku hanya bercerita, aku tidak mengeluh paling tidak tulisan ini akan mengingatkanku kepada keluargaku yang sering aku lupakan. Bagiku sekarang ini merantau dikampung orang lain adalah cara terbaik untuk mencari keberhasilan masa depan. Aku bukannya membenci tempat asalku. Aku hanya menghindar dengan orang-orang yang kebanyakan tidak memperdulikan pendidikan dan hanya mengejar harta. Dan nanti aku akan kembali untuk membuktikan bawah pendidikan itu penting walau begitu banyak pengorbanan yang kami lakukan.

“tuhan panjangkan umur kami”

Selasa, 23 Oktober 2012

Grobak Masuk Ruang 3 FE Unlam


Ina ketua panitia Basic Skill Of Journalism atau BSJ berujar katanya habis acara jalan-jalan kepasar terapung kemarin merasa ada sesuatu yang hilang, aku sudah bisa menebak. Seperti kehilangan kebersamaan, tapi itu hanya dampak sementara saja dari selesainya acara BSJ. Acara merupakan salah satu moment dan ruang untuk mempertemukan yang namanya kebersamaan dan keakraban. Tak bisa dipungkiri dan harus aku akui acara memiliki dampak yang begitu segnifikan dalam sebuah organisasi. Ini hanya persoalaan metode atau cara saja.

Dan entah ini kebetulan atau memang sudah jalannya, organisasi ini memerlukan metode seperti ini. Ya aku mendukungnya dan semua sudah dirasakan. Tinggal mempertahankan dan melanjutkan saja lagi kebersmaan ini.

Moment yang istimewa dan sangat istimewa. Bagaimana tidak acara BSJ ini dipersembahkan dan didesain khusus untuk calon angkatan muda organisasi ini. Sedemikian rupa acara diatur agar tidak monoton. Selama 3 hari dengan beberapa agenda besarnya yaitu diklat dasar jurnalistik, study redaksi ke banjarmasin post, pelatihan corel draw, workshop pers mahasiswa, dan holiday ke pasar terapung. Ke semua itu sungguh memberikan pencerahan dan warna baru, barangkali tentu juga semangat baru untuk organisasi ini.

Puluhan anggota muda pun begitu antusias bahkan tamu tetangga dan bahkan aku anggap sebagai sahabat tetangga. LPM peristiwa fakultas hukum unlam juga ikut memeriahkan dan meluangkan waktunya bersama aggota mudanya juga untuk berhadir di workshop pers mahasiswa. Sangat menyenangkan dan kami mencoba melebur saja.

Pembicara dari alumni JK dan persatuan wartawan indonesia ikut memeriahkan acara BJS 2012 kali ini. Hampir mendekati sempurna karena saat acara berlangsung tidak ada kendala sedikitpun. Hanya sedikit saja, itu semua kami singkirkan.

Ada yang menarik dan yang paling unik, bahkan boleh aku katakan ini orisinal atau pertama didalam konsumsi acara grobak masuk kampus yaitu grobak es krim pengganti cemilan, bahkan lebih parahnya lagi masuk keruang kelas. Wow ini benar-benar mengundang tawa semua panitia dan peserta yang hadir saat ini bahkan pembicara aminullah pun terkejut dan mengatakan luar biasa.

Panitia sengaja mengambil konsep konsumsi seperti ini. Dan ternyata benar-benar ampuh, yang ada hanya foto-foto bareng bersama grobak es krim. Maklum bisa dibilang acara langka. Kemudian konsumsi yang lainnya panitia menyediakan sate, bukan nasi kotak ataupun nasi bungkus, lagi-lagi nyari suasana baru katanya. Bagiku BSJ 2012 istimewa.

Dan untuk dua bulan terakhir ini aku lebih banyak menfokuskan pada pembinaan dan pengambangan bakat bagi calon anggota baru organisasi ini. Tak lain tujuan adalah untuk menerapkan apa yang dikatakan oleh kawan peristiwa 3K yaitu kemauan, kebersamaan dan kualitas.

“cintai organisasi ini seperti kalian mencintai diri kalian sendiri”

Rabu, 17 Oktober 2012

Jaga kesehatan dan tidur yang cukup.


Hari demi hari telah berlalu.
Meninggalkan banyak pengalaman.
Hari ini hari yang baik.
Besok harus lebih baik.
Setiap harinya ada tantangan yang dihadapi.
Menghadapi setiap halangan.
Jadi hendaklah kita senantiasa bersedia.
Berusaha menghadapi halangan.
Dengan hati-hati.
Dengan teliti.
Menghadapi rintangan dan musuh.
Selalu percaya diri.
Dan jangan lupa untuk terus ceria.
Dan saling bekerjasama.
Berusaha mencari penemuan baru ilmu pengetahuan.
Usaha mencari tema baru.
Bersedia menguatkan hubungan dengan yang lain.
Menguatkan tali kekeluargaan dan persaudaraan.
Gapailah cita-cita setinggi-tingginya.
Lebih tinggi.
Dan lagi.
Setinggi langit.
Tapi.
Jangan lupa orang yang dibawah.
Jangan lupa menyayangi makhluk Tuhan yang lain.
Jaga kesehatan dan tidur yang cukup.
Dan saling menyayangi dengan sesama.
Sehingga terciptanya hubungan yang harmonis.

Minggu, 14 Oktober 2012

Sebuah Nama Untuk Sebuah Cerita


Nama memiliki keterikatan yang kuat dengan manusia yang menyandang nama itu, kesakralannya mampu menghasilkan cerita masa lalu, kini dan yang akan datang. Apalah arti sebuah nama bagi manusia? Nama mengidentifikasi, mendiferensiasikan, melekatkan dan begitu mendekatkan. Seakan-akan nama itu adalah berbentuk manusia dan bisa kita ajak berbicara. Cirinya misal orang lain memanggil nama yang salah maka tak akan dihiraukan atau malah kita jengkel karenanya. Itu karena kita begitu sayang dengan yang namanya nama.

Orang tua sudah memberikan nama yang terbaik sesuai dengan harapan-harapan yang selalu mereka panjatkan. Begitu berharganya sebuah nama. Memberikan nama tak sesembarang, tak sesemudah yang kita lihat. Buktinya finansial pun kita keluarkan untuk mensosialisasikan nama kepada khalayak orang terdekat terlebih masyarakat dimana ia tinggal, memberi makan tamu. Tujuannya apa? Yaa hanya memberitahukan bahwa nama begitu sakral.

Anugrah sebuah nama begitu luar biasa, manusia ada karena ada nama. Siapapun itu, semua makhluk. Membuat posisi di ruang dimana ia berada menjadi ada, melindungi karena nama itu adalah doa bagi diri manusia itu sendiri. Doa yang melekat setiap kemana kita berjalan, untuk itu bagus-bagus lah mencari nama dan memberi nama seseorang. Namun bukan berarti tidak bisa nama juga bisa membawa bencana dan malapetaka. Tentu nama-nama yang negatif.

Akhirnya manusia itu sendiri yang banyak mempunyai cerita tentang namanya. Jadi sebuah nama adalah sebuah cerita.

Jumat, 12 Oktober 2012

Tulisan Kita Mencerminkan Otak Kita


Sepertinya saya mengulang tema pembahasan ini membaca dan menulis, mungkin membosankan, tapi bagi saya tidak, karena mengulang bagi saya adalah menguatkan. Dalam kehidupan membaca dan menulis merupakan sesuatu yang sangat penting dimiliki oleh manusia. Hal yang remeh temeh memang bagi sebagian orang, namun ia lah yang mengisi dan mewarnai dunia ini.

Membaca saja tanpa menulis sama halnya dengan mementingkan diri sendiri

Kemudian menulis tanpa membaca memunculkan tandatanya? Bisa jadi tulisannya rancu, tidak jelas, atau bahkan menyesatkan.

Nah, kolaborasi keduanya mampu menghasilkan tulisan yang berkualitas dan berbobot kemudian berisi, karena memang menulisnya disertai dengan membaca terlebih dahulu.

Banyak orang yang mengeluhkan bahwa menulis itu sangat susah dengan 1001 alasan untuk tidak menulis, sebenarnya kita itu sudah menulis namun hanya di otak. Yang jadi persoalannya adalah menuangkan dalam bentuk tulisan luar biasa susahnya. Dapatkah kawan-kawan memikirkan apa permasalahannya.

Tidak ada resep yang ampuh bagaimana cara menuangkan tulisan yang ada diotak kita kedalam bentuk tulisan dikertas. Kecuali menuliskan sekarang juga.

Teman-teman calon pengurus LPM Jurnal Kampus, saya mengucapkan selamat menyelami dunia jurnalistik. Ingat  tulisan kita mencerminkan otak kita.

Salam jurnalisitk.

Selasa, 09 Oktober 2012

Malam


Malam dimaknai oleh sebagian orang hanya waktu untuk melepaskan diri dari segala aktivitas dihari siang, malam juga dikatakan sebagai ketakutan bagi mereka yang mempercayai takhayul, dan lebihnya lagi malam adalah kegelapan yang hanya sedikit dihargai. Kala ia datang semua manusia menutup pintu dan menetap diruang tamu atau ruang bersantai, mencoba mencari siang dengan lampu-lampu listrik yang hanya menyala pada waktu malam. Dihidangkan dengan sebuah kotak mesin yang berbentuk persegi yang didalamnya ada gambar bergerak yaitu televisi. Yang mampu menggerakkan siapa saja yang melihatnya. Hingga tercipta budaya dalam diri lalu dibawa ke masyarakat.

Malam itu begitu meleburkan dan menyenangkan dengan suasana berkumpul, selain itu malam juga menyediakan tempat yang begitu indah kalau sedikit saja kita mau menikmati. Malam mampu menyediakan hal-hal yang tidak ada di siang hari. Berbeda bahwa siang hari lebih disibukkan dengan suara hiruh pikuk suara manusia bercampur dengan suara-suara mesin. Belum lagi siang juga menawarkan panas yang sangat amat, tentu itu juga olah tangan manusia. Hingga kembali lagi, rumah menjadi tempat alternatif untuk bersinggah sejenak untuk mengusir panasnya matahari.

Malam mampu meredup dan menawarkan suasan asri, menyejukkan dan begitu menyenangkan, leluasa untuk berdamai dengan keadaan. Tempat untuk mengevaluasi apa yang terjadi disiang hari, dan merencanakan aktivitas buat besok. Tapi malam sering diabaikan banyak manusia yang hanya bersia-sia menikmati tanpa menghadirkan makna didalamnya. Sungguh malam merupakan tempat perenungan yang ampuh bagi mereka yang mau merenungkan diri tentang diri sendiri dan barangkali orang lain bahkan Tuhan.

Sunyi senyapnya hadir untuk memanggil orang-orang yang mau merenung, agar malam tak begitu saja dilewatkan. Mendamaikan pikiran yang lusuh dan kusut, mengobati duka lara yang menghinggapi manusia. Dan kembali menata hidup yang selalu saja berantakan. Aku rasa malam itu adalah awal kita untuk menghadapi hari baru. Ia menyediakan ruang lebih.

Bagiku malam adalah waktu-waktu yang selalu aku tunggu, melepas semua lelah yang sangat amat badan maupun pikiran. Mengundang rindu-rindu pada orang-orang yang dicintai, mengenang masa-masa lalu agar dapat mengambil pelajaran, kemudian berusaha berkelana melalu buku bacaan dan musik. Menghayal agar hati ini senang.

Lengang dan tenang sekali rasanya menjalani hidup. Dan tak lupa kita harus memandang orang-orang bawah yang sampai saat ini juga aku rasa mereka setiap saat pada malam hari selalu mengadu pada Tuhan, dan disiang hari mereka mengadu pada hidup yang apatis dan pragmatis, tanpa duli peduli terhadap sesama. Orang bawahan kerap dipaksa oleh kehidupan. Bagi mereka malam merupakan tempat berisitirahat. Agar Tuhan mau memperhatikan mereka.

Aku rasa menjadi manusia biasa akan lebih mengasyikkan, bukan biasa-biasa saja. Ada saja hal yang akan membuat kita menjadi luar biasa. Bukan ditengah masyarakat, bukan ditengah manusia. Hanya saja luar biasa dalam perjalanannya, menuju keluar dari dunia sulap Tuhan. Dan malam lebih banyak menyediakan itu.

Kamis, 04 Oktober 2012

Bicara Teori Yang Minim Implementasi



Kadangkala peraturan itu harus kita langgar demi sebuah sesuatu yang besar, namun hanya besar dalam keinginan dan mimpi. Yakni perjuangan dan pergerakan luar untuk mencoba melebur dari dua dalam menuju dunia luar. Aku rasa melanggar peraturan itu adalah salah satu konsekuensi dari perbuatan. Tak usah berlebihan, aku ga kemana-mana untuk melarikan diri. Dan aku sadari sekalipun aku termakan dengan perkataanku. Aku tidak akan mengulang dan menariknya, selama sementara apa yang ada dikepalaku itu benar “menyerah itu lebih penghianat”.

Aku selalu mendengar pembicaraan itu hanya teori yang tanpa disadari ternyata akhirnya hanya kembali kepada diri-sendiri. Lalu kenapa kita terlalu berlama-lama membahas itu. Oh ternyata kita akan mencari benang merahnya. Oke lah aku sepakat saja. Terlalu fanatik dengan aturan membuat kita dikekang oleh aturan yang hanya bersifat kondisional saja. Tapi agaknya bagi kita aturan itu telah kita sepakati kemarin, jadi wajar saja kalo kita berontak jikalau aturan itu dilanggar.

Berdalih untuk menjaga regenerasi mengatasnamakan taat aturan yang sebenarnya kita sendiri telah banyak melangggar aturan itu. Tapi kita terlalu naif untuk mengakui, ada ketakutan. Dan bagi saya hari ini kembali memuncak unek-unek yang panas. Seakan-akan kesalahan disalah satu pihak saja. Aku rasa kalian puas dan akupun sangat puas, kembali ku mendengarkan ceramahan teori-teori kalian yang hanya minim implementasi.

Mengatasnamakan profesional, pribadi dan kelompok selalu saja dicari celah untuk mencari kesalahan. Aku bukannya takut untuk itu, tapi ada ketidakseimbangan didalam perjalanannya. Pernah seorang bilang pemimpin itu bila mendengarkan cemohan dari anggotanya tahan dan jangan ditegok. Nikmati saja dan lepaslah seiring habisnya pembicaraannya dimulutnya. Ternyata tak mudah, coba rasakan.

Aku kebingungan dimana letaknya kesalahan itu, hampir semua mengungkapkan dan akhirnya lagi harus kita terima dan kembali bahwa diri kita sendiri yang harus disalahkan. Karena semua berawal dari diri kita jadi kembali kekita lagi. Aku sudah bukan seperti dulu lagi, namun rupanya aku selalu seperti dulu-dulu dimata orang lain. Terlalu sempit penilaian-mu. Bahwa aku sudah lebih dari itu, kita hanya belum bisa bertatap empat mata. Dan kalian takut itu, kalian hanya suka berombongan.

Sudahlah, aku tidak marah, dan akupun tidak senang. Aku hanya diam tanpa sesuai dengan suara hati. Bahwa aku akan tetap bertahan dengan prinsip yang aku yakini. Bukan menjadi diri sendiri dan orang, tapi ingin menjadi “sophie” dengan banyak membaca dan berfikir. Dan semua itu harus aku lalui dengan masalah yang selalu dianggap permasalahan, yang sebenarnya membuat aku dewasa dalam berfikir dan bertindak dan sekali lagi bukan mengatasnamakan orang lain dan diri sendiri melainkan atas hasil berproses berfikir.

*kegelisahan yang di tulis agar tidak hilang dan malang di otak saja

Rabu, 03 Oktober 2012

Aku hanya benar-benar ?.........


Aku pun yakin, dia itu pun sebenarnya tidak ada. Ya dia tak pernah ada.
Dia tidak ada, Aku mengatakan hal ini pada diriku.
Tanpa membuka pakaian, aku langsung masuk kamar, kemudian menyalakan laptop. Aku duduk dan membiarkannya.
Lalu, aku mulai menangis. Seperti biasa.
Inilah kenapa aku tidak ingin kenal dengan orang-orang. Karena hal yang paling tidak enak adalah kalau kita mulai MENYAYANGI orang-orang, tiba-tiba kita harus kehilangan mereka. Saat kita merasa mulai mengenal orang-orang, tapi mereka harus meninggalkan kita.
Orang-orang datang dan pergi, tapi aku selalu disini, sendiri.
aku sebenarnya tidak apa-apa. Benar,aku tidak apa. Aku hanya benar-benar kesepian.
Aku menangis lagi, dan lagi.