Rabu, 07 November 2012

Evaluasi Manajemen Kinerja


Dulu evaluasi manajemen kinerja dilaksanakan secara tradisional yang melibatkan hanya sebatas manajer dan karyawan saja. Dengan selalu berulang-ulang tanpa ada eksperimen inovatif bagaimana evaluasi berjalan dengan nyaman sesuai dengan situasi dan kondisi dalam sebuah perusahaan. Maka seiring berkembangnya ilmu pengetahuan dan zaman telah meng-globalisasi maka saat ini diperlukan berbagai macam teknik, sistem atau cara bagaimana evaluasi kinerja itu dilakukan agar sesuai apa yang diharapkan oleh organisasi atau perusahaan.

Sistem evaluasi tradisional telah membuka pikiran para ahli bahwa teknik evaluasi tradisional ini harus diperbaharui seiring berkembangnya organisasi atau perusahaan yang semakin maju, sehingga diperlukan sebuah teknik evaluasi yang dimana semua itu untuk memecahkan masalah bersama manajer dan karyawan untuk organisasi dan perusahaan yang lebih baik. Mengingat bahwa karyawan adalah manusia atau aset paling berharga didalam organisasi atau perusahaan.

Dalam buku “performance management” telah disebutkan dan dijelaskan bahwa ada beberapa teknik, sistematis atau cara bagaimana evaluasi itu dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan organisasi atau perusahaan itu sendiri.

1.Teknis evaluasi 360 dejarat
Aneh memang kedengarannya, namun teknik ini mempunyai makna yang mendalam dan ditafsirkan bahwa 360 derajat itu adalah bundaran atau lingkaran yang tak berujung alias ujungnya tersambung dengan ujung yang kedua. Tehnik ini menjelaskan bahwa evaluasi didalam perusahaan dilakukan dengan melibatkan semua elemen yang ada didalam perusahaan atau lingkaran yang termasuk dalam organisasi atau perusahaan tersebut. Ada manajer, karyawan, pemasuk dan pelanggan semua dilibatkan dalam evaluasi ini. Sehingga permasalahan dapat diidentifkasi sedetail mungkin. Nah inilah yang disebut dengan lingkaran dalam organisasi atau perusahaan.

Bersambung....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar