Minggu, 25 November 2012

Mengendalikan Hari-Hari


Saat ini Jumat, Sabtu dan Minggu memang sangat ampuh bagiku untuk mengurai berbagai macam masalah dipikiran dan hati. Dan merupakan waktu yang tepat untuk menata aktivitas untuk hari yang berikutnya yakni hari senin. Bagiku senin itu dalah hari pertama untuk menjalankan aktivitas yang diatur sedemikian rupa pada 3 hari yang aku sebutkan.

Yaa aku memang butuh hari-hari yang tenang, untuk merapikan ini semua. Senin menjadi momok yang penuh ketidakpastian, namun aku minimalisir dengan sistematis penempatan aktivitas yang rapi, sehingga didalam perjalananya yang hanya aku pikirkan adalah antisipasi berbagai halangan dan masalah yang mengacaukan agendanku.

Tak ayal hal itu memang selalu hadir entah hanya sekedar lewat, atau memang itu yang namanya ujian, ujian untuk kesbaran. Kesimpulan yang aku ambil bahwa ujian itu hanyalah untuk menguji kesabaran manusia.  Sabar dalam kebaikan dan sabar dalam meninggalkan keburukan.

Aku begitu sensitif sekali dengan perubahan agenda yang aku atur sedemikian rapi itu, kadang aku terlanjur, namun pada saat itu aku berpikir jangan sampai aku terlanjur. Berusaha untuk kembali ke agenda yang sebenarnya adalah sebuah keharusan.

Senin, selasa, rabu, dan kamis merupakan hari-hari yang menyibukkan dengan aktivitas yang paling utama yakni kuliah. Kuliah itu wajib, yaa ia wajib karena menuntut ilmu. Selain itu aku juga berusaha untuk mengendalikan keadaan. Saat ini aku masih memimpin disebuah organisasi. Ah banyak sekali pengalaman dan pelajaran yang aku dapatkan disini. Bukan, intinya pengalaman hidup. Aku banyak memahami diri dan memahami hidup.

Sedikit demi sedkit namun pasti aku sudah bisa berjinak dan berdamai dengan separuh diriku. Sisi lain dari diriku. Aku yakin besok akan lebih bersemangat dalam menjalankan aktivitas. Kalian tau apa yang membuatku semangat hari ini. Tentu semua tugas perlahan dan pasti mulai rapi dan hampir selesai, yang kedua rindu orang tua barusan aku tumpahkan dan aku akan mendapatkan kiriman meski dalam hati berat karena sampai saat ini aku masih bergantung dnegan orang tua, aku yakin tak lama lagi. Dan yang ketiga aku menyukai dan mencintai seseorang  perempuan yang saat ini sering aku tulis dalam memoriku. Mutiara. Dan penting, aku selalu berdoa untuk seluruh umat manusia. Mendoakan ....

Dan sekarang hari-hari harus dikendalikan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar