Minggu, 14 Oktober 2012

Sebuah Nama Untuk Sebuah Cerita


Nama memiliki keterikatan yang kuat dengan manusia yang menyandang nama itu, kesakralannya mampu menghasilkan cerita masa lalu, kini dan yang akan datang. Apalah arti sebuah nama bagi manusia? Nama mengidentifikasi, mendiferensiasikan, melekatkan dan begitu mendekatkan. Seakan-akan nama itu adalah berbentuk manusia dan bisa kita ajak berbicara. Cirinya misal orang lain memanggil nama yang salah maka tak akan dihiraukan atau malah kita jengkel karenanya. Itu karena kita begitu sayang dengan yang namanya nama.

Orang tua sudah memberikan nama yang terbaik sesuai dengan harapan-harapan yang selalu mereka panjatkan. Begitu berharganya sebuah nama. Memberikan nama tak sesembarang, tak sesemudah yang kita lihat. Buktinya finansial pun kita keluarkan untuk mensosialisasikan nama kepada khalayak orang terdekat terlebih masyarakat dimana ia tinggal, memberi makan tamu. Tujuannya apa? Yaa hanya memberitahukan bahwa nama begitu sakral.

Anugrah sebuah nama begitu luar biasa, manusia ada karena ada nama. Siapapun itu, semua makhluk. Membuat posisi di ruang dimana ia berada menjadi ada, melindungi karena nama itu adalah doa bagi diri manusia itu sendiri. Doa yang melekat setiap kemana kita berjalan, untuk itu bagus-bagus lah mencari nama dan memberi nama seseorang. Namun bukan berarti tidak bisa nama juga bisa membawa bencana dan malapetaka. Tentu nama-nama yang negatif.

Akhirnya manusia itu sendiri yang banyak mempunyai cerita tentang namanya. Jadi sebuah nama adalah sebuah cerita.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar