Jumat, 12 Oktober 2012

Tulisan Kita Mencerminkan Otak Kita


Sepertinya saya mengulang tema pembahasan ini membaca dan menulis, mungkin membosankan, tapi bagi saya tidak, karena mengulang bagi saya adalah menguatkan. Dalam kehidupan membaca dan menulis merupakan sesuatu yang sangat penting dimiliki oleh manusia. Hal yang remeh temeh memang bagi sebagian orang, namun ia lah yang mengisi dan mewarnai dunia ini.

Membaca saja tanpa menulis sama halnya dengan mementingkan diri sendiri

Kemudian menulis tanpa membaca memunculkan tandatanya? Bisa jadi tulisannya rancu, tidak jelas, atau bahkan menyesatkan.

Nah, kolaborasi keduanya mampu menghasilkan tulisan yang berkualitas dan berbobot kemudian berisi, karena memang menulisnya disertai dengan membaca terlebih dahulu.

Banyak orang yang mengeluhkan bahwa menulis itu sangat susah dengan 1001 alasan untuk tidak menulis, sebenarnya kita itu sudah menulis namun hanya di otak. Yang jadi persoalannya adalah menuangkan dalam bentuk tulisan luar biasa susahnya. Dapatkah kawan-kawan memikirkan apa permasalahannya.

Tidak ada resep yang ampuh bagaimana cara menuangkan tulisan yang ada diotak kita kedalam bentuk tulisan dikertas. Kecuali menuliskan sekarang juga.

Teman-teman calon pengurus LPM Jurnal Kampus, saya mengucapkan selamat menyelami dunia jurnalistik. Ingat  tulisan kita mencerminkan otak kita.

Salam jurnalisitk.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar