Kamis, 12 April 2012

Butiran Hujan

Butiran Hujan


Butiran hujan yang tak kau kunjung maknai disetiap gerakmu
Sebab ia senantiasa berujung pada kesalmu
Kesal pada dingin yang selalu mengikatmu
Dan karena itulah kau tak ingin memaknai hadirnya
Tiap kali butir hujan itu deras turun dari atap rumahmu
Kau selalu menolehkan muka ke arah lain
Agar kau tak melihat gambaran kesedihan
Yang terpendam dalam bunyinya
Bunyi yang jatuh bertimpa dengan kulit tanah
Kembali kau menutup pintu hatimu

22 : 11 PM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar