Jumat, 20 April 2012

>Fakultas : Tegaskan Peraturan, >Mahasiswa : Tingkatkan Kasadaran


Oleh : Muhammad Elhami

Kalau kita mencoba membandingkan Fakultas Ekonomi dengan Fakultas lain yang ada di Unlam ini, saya rasa anda setuju bahwa dari segi fasilitas Fakultas Ekonomi lah yang paling ‘wah’. Ini dapat dibuktikan dengan berbagai fasilitas yang dimiliki, kita lihat saja, kursi-kursi tak kalah seperti di bandara, lobby yang kini sudah disulap dengan marmer yang mengkilap menambah kemewahan bagi siapa yang akan memasukinya, kemudian tak ketinggalan toilet yang telah dibenahi telah menyerupai toilet di hotel-hotel mewah, ruang kelas yang dilengkapi kipas angin tak cukup AC juga dipasang dan LCD sebagai penunjang sarana belajar mengajar dosen dan mahasiswa. Ini mungkin hanya segelintir fasilitas ‘wah’ yang dimiliki Fakultas Ekonomi Unlam.

Namun sayang seribu sayang dengan berbagai fasilitas yang ‘wah’ tadi Fakultas Ekonomi juga menyimpan begitu banyak masalah. Kebersihan misalnya ini masalah lama yang sampai saat ini tak kunjung tuntas untuk diselesaikan oleh pihak yang berkepentingan. “Satumat rigat - satumat rigat” ini lah keluhan-keluhan yang diluntarkan oleh sebagian mahasiswa, namun petugas kebersihan pun mengeluhkan sama seperti itu. Lalu siapa yang disalahkan kalau begini?

Sebagai keluarga besar Fakultas Ekonomi Unlam fasilitas yang disediakan seyogiyanya harus kita pelihara bersama, mahasiswa maupun petugas kebersihan. Namun fakta dilapangan dan relitanya sangatlah jauh dari kata memelihara dan menjaga. Kru Dinamis kali ini menemui salah satu petugas kebersihan Paman Taufik, atau yang sering disapa Paman Upik menceritakan beberapa pengalaman selama ini sebagai petugas kebersihan banyak menemukan mahasiswa yang membawa makanan kedalam kelas, tapi parahnya sampahnya dibuang didalam kelas juga, tak hanya itu mahasiswa juga banyak yang merokok sembarangan plus membuang puting-nya juga sembarangan tidak pada tempatnya. Padahal katanya hasil Studi Banding yang dia ikuti beberapa waktu lalu keluar daerah ke Universitas di Jawa, tidak ada aktivitas mahasiswa yang makan diruang kelas dan merokok sembarangan. Dia kaget sangat berbeda sekali dengan mahasiswa disini.
Nah berdasarkan pengalaman itu lah Dia berharap pihak Fakultas sebagai petinggi membuat aturan yang tegas dan memberikan sangsi bagi mahasiswa yang membuang sampah sembarangan. Merokok dan makan boleh saja asalkan disediakan tempat khusus untuk itu. Jika peraturan ini dapat diterapkan maka tidak menutup kemungkinan kebersihan akan terjaga dan terpelihara. Pihak fakultas harus tegas.

Kemudian mahasiswa pun sebagian besar pengguna sangat berperan dalam menjaga dan memelihara kebersihan dan fasilitas. Kesadaran mutlak harus ditanamkan. Dengan hadirnya peraturan dan sangsi yang tegas kesadaran bersama dapat kita awali.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar