Sabtu, 14 April 2012

PANAS

                                                                           PANAS


“Panas, panas” ujar salah salah satu dosen fe unlam yang lewat disampingku saat shalat jumat selesai dan pulang menuju tempat masing-masing. “panas pak,” balasku sekenanya. Lantas aku berpikir, yaa sekarang ini zaman ini dan ditempat ini dari mulai aku menginjakkan kaki disini dikota ini sudah mulai panas pengap luar biasa.

Dulu dikampungku itu, sangat asri, sangat sejuk dan sangat dingin, aku suka jalan-jalan subuh sehabis mengaji ditempat guru dikampungku, dengan berkeliling bersepeda, indahnya pagi begitu sangat terasa dan siangnya pun masih damai dan alami. Jadi teringat masa kecil dikampung hehe. pohon-pohon masih rindang, dan area halaman pun masih sangat luas, sehingga sangat memungkinkan anak-anak kecil dan akupun kecil selalu asyik bermain dari tempat ketempat lain. Main gambar, kelereng, batutui biji para, aku jadi sering kehutan yang rindang bersama kawan-kawan sekedar mencara undas, dan sesekali memanjat pohon untuk melihat pemandangan dan merasakan angin yang sepoi-sepoi yang mampu membuatku sakit perut saking nikmatnya angin alam.

Pagi selalu disambut dengan embun yang menyegarkan dan udara yang bersih. Namun kini kampungku tak seperti dulu lagi, sudah mulai membara, memanas dan tak berembun pada pagi hari. Apalagi dikota ini. Kalian tau apa penyebabnya?.....
Kalau kalian tau tulis saja sendiri...!!!!!

BANJARMASIN, JUMAT, 13 APRIL 2012
14 : 07 AM

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar